Kisah Pencuci Piring Yang Menjadi Miliarder

Kunci utama kesuksesan dalam mencapai impian adalah tidak pernah menyerah. Sesulit apapun jika terus berusaha pasti siapapun akan mencapai kesuksesan. Hal inilah yang membuat Shahid Khan menjadi salah satu miliarder terkaya di dunia karena tidak pernah menyerah dalam berusaha.

Shahid khan berasal dari pakistan yang mencoba keberuntungannya di Amerika Serikat. Dia menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk belajar di University of Illinois. Saat tiba di negeri Paman Sam tersebut, dia terpaksa menginap di penginapan karena kampusnya belum dibuka.

Karena uang yang dibawanya tidak cukup untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari saat menimba ilmu di University of Illinois. Akhirnya, dia bekerja sebagai pencuci piring dan usianya pun masih muda saat menekuni profesi tersebut, yakni 16 tahun. Sebagai tukang cuci piring, Khan hanya dibayar 1,2 dollar per jam. Dia tidak malu dengan pekerjaannya karena mimpi yang akan diraihnya. Beberapa waktu kemudian, Khan berhasil menyelesaikan studinya dan lulus dengan gemilang. Saat itu dia mulai merintis usahanya sendiri. Berkat ketekunan dan keuletan dalam mengelola usahanya sekarang dia menjadi pimpinan perusahaan sukucadang mobil Flex-N-Gate dan juga memiliki dua club olahraga profesional papan atas. Kekayaan yang dimiliki Shahid Khan sekarang mencapai 4 milyar lebih dan bertempat tinggal di florida sampai sekarang.

0 Response to "Kisah Pencuci Piring Yang Menjadi Miliarder"

Posting Komentar