Mitos tentang coklat yang berkembang saat ini

Coklat merupakan makanan yang paling digemari oleh banyak orang. Makan coklat mampu meningkatkan mood seseorang. Apalagi berbagai macam makanan yang menggunakan bahan dasar coklat sehingga membuat orang semakin menyukainya. Penelitian telah membuktikan coklat membawa dampak positif pada kesehatan tubuh. Tetapi banyak mitos yang keliru tentang coklat, nah apa saja mitosnya?


Mitos 1 : coklat tinggi akan lemak
Tidak semua coklat memiliki kadar lemak yang tinggi. Memang lemak mengandung lemak tapi sangat rendah. Tiap satu sendok bubuk coklat mengandung 1 gram lemak pada coklat hitam. Tapi jangan berlebihan saat mengkomsusi coklat karena terlalu banyak makan coklat bisa menyebabkan berat badan naik.

Mitos 2 : coklat tidak bergizi
Siapa bilang coklat tidak mengandung nutrisi padahal jika anda mengkonsumsi coklat hitam maka kebutuhan harian akan zat besi akan terpenuhi. Ditambah coklat mengandung serat, protein, dan magnesium.

Mitos 3 : coklat merusak gigi
Banyak orang yang beranggapan bahwa memakan coklat akan merusak gigi. Apalagi anak-anak yang paling suka akan manisan seperti coklat. Sebenarnya yang menyebabkan gigi rusak adalah kandungan gula yang ditambahkan pada coklat.

Mitos 4 : coklat tinggi akan kafein
Padahal setiap satu ons coklat hitam  mengandung 22,4 mg kafein sedangkan secangkir kopi mengandung 142,5 mg kafein lebih banyak dari coklat hitam bukan.

Mitos 5 : coklat menyebabkan jerawat
Mitos ini sangat populer di kalangan remaja, mereka berpikir bahwa coklatlah penyebab muka mereka berjerawat. Padahal jerawat akan muncul sesuai kondisi kulit anda. Jadi tidak hanya coklat yang bisa membuat wajah anda berjerawat tapi juga makanan lain.

0 Response to "Mitos tentang coklat yang berkembang saat ini"

Posting Komentar