3 Trik jitu beli rumah tanpa uang muka

Salah satu kebutuhan utama masyarakat yang diperlukan adalah sebuah rumah. Namun, karena setiap tahun harga properti terus naik sebagian orang tidak sanggup lagi untuk membeli rumah. Salah satu kendala yang menyebabkan orang kesulitan untuk membeli rumah adalah uang muka atau down payment.

Namun, tidak jarang pula para developer memberikan keringanan mengenai pelunasan uang di muka yakni memakai sistem angsuran dalam jangka waktu tertentu. Strategi ini biasanya sangat sukses untuk menarik minat pembeli.

Menurut Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/10/PBI/2015 (sebelum disempurnakan), Bahwa konsumsi harus menyiapkan uang muka sebesar 30 persen dari harga rumah yang akan dibelinya. Peraturan yang telah disempurnakan menyebutkan uang muka diturunkan menjadi 20 persen sampai 10 persen dari harga rumah tersebut.

Sementara itu untuk kepemilikan rumah kedua uang muka yang harus disiapkan adalah 30 persen dan untuk kepemilikan rumah ketiga, uang mukanya sebesar 40 persen dari harga rumah. Meskipun demikian, pembeli masih bisa membeli rumah tanpa uang muka atau DP.

Promosi developer
Para pengembang yang ingin memasarkan produknya biasanya akan memasang iklan yang menawarkan rumah siap huni, tanpa uang muka dan dicicil selama 10 kali. Sebenarnya ini adalah taktik dari pihak developer yang bekerja sama dengan pihak bank agar menjual rumah tanpa uang muka terlebih dahulu. Di balik kerja sama antar bank, pihak pengembang sudah mempunyai tabungan yang ditahan oleh bank sebesar uang muka konsumen.

Jadi uang muka untuk beli rumah akan ditanggung sementara oleh pihak pengembang sampai rumah selesai serah terima. Oleh karena itu bila anda ingin membeli rumah tanpa uang muka maka celah promosi seperti ini harus dimanfaatkan.

Perang diskon
Para pengembang atau developer biasanya melakukan perang diskon antar jasa developer lainnya. Jadi diskon yang ditawarkan oleh pihak developer anggap saja sebagai uang muka yang sudah dibayar tapi harap berkoordinasi dengan para developer terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi. Salah satu contoh memainkan diskon adalah sebuah rumah tipe 36 dijual seharga 120 juta dan didiskon 10 persen, jadi harganya menjadi 108 juta rupiah bukan.

Nanti ketika akan mengajukan KPR ke bank tinggal anda katakan kalau harga rumah tipe 36 tadi harganya 120 juta. Jadi anda seolah-olah sudah membayar 10 juta uang dimuka sehingga KPR-nya nanti hanya 108 juta rupiah saja.

Menaikkan harga
Setiap rumah memiliki harga bervariasi. Harga satu rumah di satu kawasan saja bisa berbeda-beda. Celah ini bisa anda gunakan untuk menaikkan harga rumah sedikit lebih tinggi pokoknya sesuaikan dengan uang muka tapi sebelum bertransaksi anda harus lebih dulu berkoordinasi dengan pihakdeveloper.

Misalnya saja harga rumah sebesar 200 juta lalu uang mukanya sekitar 20 persen. Jadi untuk menghindari uang muka tadi anda bisa terlebih dahulu bekerja sama dengan pihak developer untuk mengeluarkan harga baru sekiar 240 juta. Jadi cara ini seolah anda sudah membayar 40 juta untuk mendapatkan KPR sebesar 200 juta yang sama dengan harga rumah murah.

Baca juga

1 Response to "3 Trik jitu beli rumah tanpa uang muka"

  1. hmmmmm.....harus di coba nih...harus pintar2 melihat peluang untuk developer yang lagi gencar2nya diskon.....

    BalasHapus