5 Kebohongan yang perlu diucapkan agar bisa lolos wawancara kerja

Setiap orang dilarang untuk berbohong apalagi ketika anda sedang melakukan wawancara kerja. Namun, menurut Peter Harris selaku Pemimpin Redaksi Workopolis mengungkapkan bahwa peraturan tersebut tidak sepenuhnya mutlak. Karena terkadang kita harus berbohong agar bisa lulus saat sedang mengikuti wawancara kerja.

Tetapi perlu diingat bahwa anda sekali-kali tidak boleh berbohong mengenai kemampuan anda. Anda tidak boleh berbohong mengenai satu hal yaitu pengalaman kerja yang anda miliki dan juga mengenai latar belakang pendidikan. Alasannya karena hal semacam ini sangat mudah diketahui. Nah, berikut ini 5 Kebohongan yang perlu diucapkan agar anda bisa lolos wawancara kerja

Tidak perlu cantumkan semua pengalaman kerja
Mempunyai banyak pengalaman kerja memang baik tapi tidak dalam jangka waktu yang pendek. Perusahaan dimana tempat anda melakukan wawancara kerja akan mencurigai anda karena tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan. Untuk menghindari hal tersebut anda tidak usah mencantumkan semua pengalaman kerja yang anda miliki, cukup tulis beberapa pengalaman kerja anda yang paling lama dan tulis yang baik-baik saja. Tulislah CV yang relavan saja.

Ceritakan bahwa Anda mencintai seluruh rekan kerja di kantor lama
Memang menyukai orang atau rekan kerja di tempat anda bekerja dulunya memang tidaklah mudah. Namun, Harris menyarankan agar anda menjawab mencintai semua rekan kerja di kantor lama. Ceritakan betapa hebat rekan kerja anda dan betapa beruntungnya anda bisa bekerja sama dengan mereka. Bila anda menceritakan tentang hal negatif di kantor lama maka perusahaan mengecap anda sebagai orang yang suka mengeluh dan punya masalah kepribadian.

Selektif dalam menceritakan hobi
Saat wawancara kerja jangan terlalu jujur dalam mengatakan hobi anda seperti menonton film setiap hari libur. Katakan saja anda suka membaca dan melakukan kegiatan sosial.

Pujilah mantan atasan Anda
Banyak pegawai yang keluar karena alasan utamanya sering berbeda pendapat dengan atasannya. Jika hal tersebut menimpa anda maka jangan katakan alasan diatas. Katakan saja atasan anda merupakan pimpinan yang hebat dan anda beruntung bisa belajar banyak darinya. Jadi jangan pernah mengatakan menjelek-jelekkan bos anda mungkin calon atasan anda akan berpikir kalau anda akan melakukan hal sama pada dirinya.

Jangan ceritakan kelemahan terbesar Anda
Orang yang mewancarai anda biasanya akan menanyakan kekuatan dan kelemahan yang anda miliki. Hampir setiap orang yang mendengar pertanyaan ini pasti langsung bohong. Bila anda ditanyai seperti ini maka jawab saja kelemahan apa saja yang dimiliki yang tidak mempengaruhi kemampuan anda. Lalu ceritakan juga untuk mengatasi kelamahan yang anda punya.

Baca juga

0 Response to "5 Kebohongan yang perlu diucapkan agar bisa lolos wawancara kerja"

Posting Komentar