5 Makanan yang menghasilkan racun sianida secara alami di dalamnya

Sianida merupakan senyawa yang sangat berbahaya dan mematikan bila masuk ke tubuh manusia. Di Amerika Serikat ada sebuah lembaga kesehatan yang bernama CDC atau Center for Desease Control and Prevention mengungkapkan bahwa asal mula sianida dan berbagai jenis racun lainnya dapat ditemukan pada beberapa jenis makanan alami. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang mengandung racun dan sering dikonsumsi oleh banyak orang.

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan termasuk dalam kategori makanan sehat yang banyak diolah menjadi sup. Kacang-kacangan juga sering dikonsumsi oleh vegetarian karena dapat memenuhi asupan kebutuhan mereka. Ditambah lagi kacang-kacangan kaya akan nutrisi seperti karbohidrat, zat besi, folat, protein dan serat.

Meskipun kaya nutrisi, kacang-kacangan memiliki pertahanan alami berupa sejumlah senyawa lektin yang bisa membunuh serangga atau insektisida. Jika cara mengolah kacang salah maka akan berakibat fatal bagi manusia. Racun phytohaemagglutinin dalam kacang merah bisa menyebabkan sakit perut, mual dan diare setelah memakannya. Lalu ada kacang lima yang mengandung linamarin yang setelah dimakan akan merubah metabolisme dalam tubuh menjadi sianida.

Untuk menghilangkan racun dalam kacang merah dan kacang lima, anda harus merebusnya minimal 10 menit atau lebih dalam suhu yang mendidih. Suhu mendidih dapat menghilangkan racun dalam kacang merah dan lima. Jika dibawah suhu mendidih maka racun akan semakin menguat.

Almond
Almond termasuk jenis kacang-kacangan yang bila dimakan mentah akan terasa pahit dan mengandung sianida alami. Banyak orang beranggapan kalau bau sianida mirip almond mentah. Mengkonsumsi empat almond pahit bisa menyebabkan mual, pusing dan kram perut. Bila tidak ditangani secara serius dan intensif maka pemakannya akan mengalami kematian. Oleh sebab itu pemerintah AS mengeluarkan kebijakan untuk melarang almond pahit dijualbelikan. Namun berbeda dengan almond manis karena aman dikonsumsi. Lebih baik membeli almond manis yang sudah dikemas dan diberi label kesehatan oleh pemerintah setempat.

Apel, ceri, persik, dan plum
Buah-buahan ini juga mengandung sianida alami apalagi bagian tengah lubang buah tersebut tidak boleh dirusak dengan cara apapun karena bisa memicu timbulnya reaksi sianida alami didalam buah. Cara alami untuk menghindari sianida adalah dengan memakan daging buahnya yang dipinggir dan tengahnya jangan dimakan.

Rhubarb
Rhubarb merupakan jenis sayuran berdaun hijau yang sering dijadikan sebagai bahan pembuat kue tart dan kue pie. Senyawa asam oksalat dan antrakuinon glikosida dapat ditemukan pada Rhubarb. Namun, Racun di dalamnya memang tidak menyebabkan kematian tapi bisa menyebabkan sakit perut, mulut terbakar dan pusing. Lalu ada juga kasus terburuk yang bisa menyebabkan kejang, batu ginjal dan koma. Jangan pernah mengonsumsi secara langsung dan dibuang sembarangan karena bisa meracuni hewan peliharaan anda.

Kentang
Kentang sama dengan rhubarb yang boleh dimakan asal dibuang daunnya. Daun tanaman pada kentang mengandung solanin yang sangat beracun meskipun daunnya sangat kecil.

Baca juga

0 Response to "5 Makanan yang menghasilkan racun sianida secara alami di dalamnya"

Posting Komentar