Desa di Italia melarang warga manula meninggal dunia

Dikabarkan baru-baru ini sebuah desa yang terletak di selatan Italia ini mengeluarkan kebijakan yang memaksa para manula untuk tidak pasrah menunggu kematian begitu saja. Desa yang bernama Sellia ini mengharuskan setiap manula yang tinggal di wilayah ini selalu rajin cek kesehatan.

Alasan pemerintah setempat menjaga populasi orang tua yang tinggal di desa sellia karena ingin melestarikan tradisi dan budaya yang ada disini. Pemerintah tidak ingin warisan leluhur di desa tersebut begitu saja menghilang.

Wali Kota Davide Zicchinella mengungkapkan bahwa kehidupan manusia itu memang sangat penting tapi jangan lupakan juga tentang nilai sosial di antara masyarakat karena setiap orang yang meninggal itu berarti kita selangkah menuju desa yang tidak berpenghuni.

Sekitar tahun 1920 sampai 1960an terjadi Imigrasi besar-besaran di desa sellia. Para pemuda yang tinggal di desa ini memutuskan untuk pindah ke kota besar yang letaknya di utara seperti Genoa dan Milan. Alasan utama para pemuda ini pindah karena ingin mencari pekerjaan yang lebih layak di kota-kota besar. Akibatnya populasi yang ada disini rata-rata berusia 60 tahun keatas yang masih menetap di desa tersebut.

Dengan banyaknya anak muda yang keluar desa maka sesepuh desa tidak produktif lagi untuk membuat keturunan. Setiap tahun anak muda yang tinggal disini saat menginjak dewasa selalu meninggalkan desa untuk mencari mata pencaharian yang lebih baik lagi. Selama 15 tahun jumlah penduduk yang ada di desa sellia terus mengalami penurunan hingga warganya tinggal 500 orang saja.

Sejak tahun 2014 kebijakan untuk rajin cek kesehatan sudah diberlakukan dan hasilnya kini puskesmas yang dibangun di desa ini mulai kedatangan pasien untuk berobat. Kebijakan yang dibuat adalah sebagai bentuk usaha pemerintah setempat untuk menambah penghasilan di desa tersebut.

Bayangkan jika mereka tidak berobat maka Sellia akan kehilangan anggaran kesehatan sekitar 100.000 euro atau setara 1,5 milyar. Sejak klinik yang ada di wilayah tersebut diperbarui, para manula mulai berdatangan untuk berobat. Selain digunakan untuk cek kesehatan, tempat ini juga bisa berfungsi sebagai bioskop.

Selain itu walikota telah memberikan subsidi bagi orang yang tidak memiliki biaya untuk berobat bahkan warganya hanya perlu membayar 30 euro atau Rp. 456 ribu untuk pajak tahunan.

Baca juga

0 Response to "Desa di Italia melarang warga manula meninggal dunia"

Posting Komentar