Kisah 5 binatang yang jadi agen mata-mata militer

Pada masa perang dunia kedua kita sering mendengar binatang yang dijadikan sebagai agen mata-mata oleh pemerintah meskipun kita hanya melihatnya dari film dan cerita fisik. Salah satu hewan yang paling sering dimanfaatkan untuk tugas intelegen biasanya burung merpati.

Namun ternyata tidak hanya burung merpati saja yang dijadikan mata-mata oleh pihak militer tapi juga ada beberapa jenis hewan yang dilatih untuk menjadi mata-mata. Ada pula hewan yang masih dalam tahap pengembangan dan kemungkinan besar dalam beberapa tahun mendatang akan siap ditugaskan. Berikut ini beberapa binatang yang menjadi agen mata-mata militer.

Kucing mata-mata CIA
Sejak tahun 1960, pihak CIA sudah mengembangkan kucing untuk dijadikan mata-mata yang nantinya akan dikirim ke negara Asia kalau program ini berjalan sukses. Program ini bernama Accoustic Kitty yang menanamkan mikrofon dan pemancar dalam tubuh kucing untuk merekam suara apapun. Sayangnya program ini gagal total karena kucing pertama yang diberikan teknologi ini tertabrak taksi sebelum memanfaatkan keterampilan sebagai seorang mata-mata.

Namun pelatih program tersebut yang bernama Bob Bailey mengungkapkan bahwa program ini sebenarnya sukses karena gerakan kucing bisa dikendalikan lewat suara ultrasonik. Alasan lain kenapa program ini tidak dilanjutkan karena program menggunakan kucing sebagai mata-mata sudah ketinggalan zaman dan digantikan laser inframerah. Anda hanya perlu menyorotkan laser inframerah ke sasaran dan otomatis bisa mendengarkan pembicaraan mereka tanpa kesulitan sama sekali.

Lumba-lumba dan singa laut di Marine Mammal Program Angkatan Laut AS
Tidak hanya CIA saja yang mengembangkan hewan untuk dijadikan mata-mata tapi juga angkatan laut AS juga pemikiran yang sama. Proyek ini dimulai sekitar 40 tahun lalu yang melatih singat laut dan lumba-lumba untuk mendeteksi perenang dan penyelam yang mencurigakan. Alasan lumba-lumba digunakan sebagai mata-mata karena memiliki kemampuan sonar yang terbaik dan untuk singa laut memiliki penglihatan bawah air sempurna.

Kedua hewan ini akan menyentuh sensor di atas kapal pemantau ketika mendeteksi penyelam yang mencurigakan. Setelah itu sang pawang atau pengendali hewan tersebut memberikan penanda pada hidung kedua hewan tersebut dan memerintahkan kembali ke penyelam yang mencurigatakan tadi dan menempelkan penanda yang diberikan sang pawang. Setelah itu penyelam ini akan langsung dipantau oleh angkatan laut AS berkat penanda tadi.

Merpati yang bertugas di perang dunia kedua
Salah satu bagian penting dari komunikasi militer di perang kedua adalah burung merpati. Burung merpati dilatih utnuk membawa berbagai macam benda mula dari kamera, foto, dan peta. Dalam menjalankan tugas persentase keberhasilan menggunakan burung merpati adalah 90%. Berkat info dari merpati semua posisi tempur lawan bisa diketahui. Bahkan sekitar 32 burung merpati mendapatkan penghargaan sebuah medali dickin. Ternyata negara-negara lain seperti jerman, irak, swiss dan nazi juga sering menggunakan bantuan merpati.

Elang mata-mata
Dulu saat pecah perang dunia, negara Inggris menggunakan elang untuk menghalau merpati nazi menyampaikan informasi. Di masa perang dunia kedua pun pihak militer inggris mendidik elang dengan tingkat misi keberhasilan paling tinggi di masa itu. Daripada menggunakan senjata untuk menembak burung lebih baik menggunakan elang yang mampu menghentikan burung merpati musuh dengan akurat dan cepat.

Hiu-hiu DARPA
DARPA merupakan kepanjangan dari Defense Advanced Research Projects Agency yang menggunakan teknologi paling mutakhir dan hewan terganas di dunia. Penanggung jawab dari program mata-mata canggih ini adalah Amerika serikat. Sejauh ini para ilmuwan dalam divisi DARPA sedang mengembangkan cara untuk mengendalikan hiu melalui gerakan bau yang dipancarkan dari receiver di kepala mereka. Saat ini mereka sedang berusaha menggerakkan hiu untuk bisa berpatroli diperairan.

Baca juga

0 Response to "Kisah 5 binatang yang jadi agen mata-mata militer"

Posting Komentar