Sungguh Kreatif, seniman ini sulap pohon Natal tak laku jadi hutan apung

Di akhir desember sampai memasuki bulan januari biasanya tidak sedikit pohon cemara dibiarkan layu di depan rumah warga Amerika dan Eropa. Para pedagang yang masih memiliki stok pohon cemara untuk natal pun langsung membuangnya begitu saja karena tidak laku di pasaran. Michael Neff merupakan seorang fotografer yang berasal dari Amerika serikat ini memiliki ide cemerlang setelah melihat pohon cemara dibuang oleh pemiliknya.

Sejak tahun 2012 lalu sampai sekarang Michael Neff dan istrinya selalu memulai tahun baru mereka dengan mengumpulkan pohon cemara yang dibuang di jalanan. Dilansir dari Fast Co. Design, pria yang berprofesi sebagai fotografer ini mengubah pohon cemara layu ini menjadi karya seni yang luar biasa dan dinamakan Suspended Forest.

Suspended Forest yang dibuat oleh Neff ini terdiri dari puluhan batang pohon cemara layu yang digantung secara bersama-sama sehingga mirip dengan hutan yang mengambang di udara. Bagi Neff sendiri upaya untuk membuat suspended forest ini bertujuan untuk mengembalikan kejayaan pohon cemara yang hilang setelah natal.



Biasanya hasil suspended forest buatan neff ini akan langsung dipamerkan di pinggir jalan dan ditujukan untuk memberi hiburan bagi masyarakat yang melintasinya. Namun, awal tahun 2016 ini Neff berkesempatan untuk memajang cemara buatannya di sebuah bangunan bekas pabrik di Queens, New York yang bernama The Knockdown Center. Alasannya karena jumlah pohon natal yang dikumpulkan Neff ternyata jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh sebab itu dia membutuhkan ruangan yang lebih besar lagi untuk menampung karya seni bernama Suspended Forest.

Neff mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan banyak sekali pohon natal yang masih terbungkus dan ditinggalkan oleh pemiliknya begitu saja di jalanan. Kemungkinan juga pohon natal ini tidak laku dijual karena cuacanya agak panas di tahun ini.

Tahun ini Suspended Forest buatan Neff ini berjumlah 40 batang cemara yang mengambang di atas lantai beton. Tampaknya warga lokal sekitarnya sangat antusias ingin melihat pohon mengambang buatan Neff tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan adanya tiga ribu pesanan sudah terisi hanya untuk melihat suspended forest. Pameran Suspended Forest ini direncanakan dibuka secara resmi pada tanggal 9 januari dan selesai sampai 31 januari 2016.

Baca juga

0 Response to "Sungguh Kreatif, seniman ini sulap pohon Natal tak laku jadi hutan apung"

Posting Komentar